Perbandingan Statistik Willian dengan Penyerang Arsenal Waktu Ini, Positif atau Negatif?

Posted on

Perbandingan Statistik Willian dengan Penyerang Arsenal Waktu Ini, Positif atau Negatif? Beberapa terakhir ini, Arsenal memberitakan kehadiran Willian dari Chelsea dengan posisi bebas transfer. Pemain kebangsaan Brasil itu dikontrak dengan waktu 3 tahun.

Dapat dijelaskan kalaupun Willian sebagai satu diantaranya pemain yang telah ingat sangkut-paut Premier League. Dia terhitung sudah memperkokoh Chelsea saat tujuh tahun serta telah kantongi dua medali juara.

Umurnya tak kan muda, ialah 31 tahun. Tapi Arsenal konsisten bertahan untuk membawanya ke Emirates Tingkat. Selanjutnya muncul pertanyaan: Memangnya apakah yang dapat dipersembahkan Willian terhadap Arsenal musim depan? Ditambah lagi the Gunners mempunyai jejeran striker memiliki kualitas.

Perbandingan statistik kemungkinan dapat memberikannya jawaban. Dibawah ini ada info statistik Willian di Chelsea pada musim 2019/20 dengan striker Arsenal seperti Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette, serta lain-lainnya. Yuk, baca info yang disalin dari Planet Football berikut di bawah ini.

Gol serta Assist

Pemain sayap Chelsea, Willian, coba mengoptimalkan peluang sepakan bebas di luar kotak penalti Lille. © AP Foto
Willian sukses mencatatkan sembilan gol berbarengan Chelsea pada musim 2019/20. Raihannya cuma kalah dari Aubameyang serta Lacazette, tapi dengan ketidakcocokan yang menonjol. 22 gol sukses dibuat Aubameyang, sesaat Lacazette sukses cetak 10 gol. Namun dalam hal assist, tidak ada yang melewati pengumpulan Willian (tujuh).

Kalau ditotal, jadi Willian punyai peran pada gol 16 kali. Pada unsur ini, dia cuma kalah dari Aubameyang (22 gol, tiga assist).

Willian menuliskan gol atau assist tiap-tiap 162.8 menit. Balik lagi, pencapaian ini cuma ditaklukkan oleh Aubameyang (125.5 menit) serta Lacazette (134.1 menit).

Tersebut disini beberapa angka yang dibuat oleh striker Arsenal yang lain pada musim yang telah lewat: Pepe (lima gol serta enam assist, satu tiap-tiap 183.2 menit), Nketiah (2 gol, tidak dengan assist (316.5 menit), Martinelli: 3 gol, tidak dengan assist, 219 menit), Saka (1 gol serta lima assist, 292.5 menit), Nelson (1 gol, tidak dengan assist (628 menit).

Umpan serta Peran pada Gempuran

Willian dapat dijelaskan sedikit bertambah kreatif waktu bela Chelsae dibandingkan dengan striker Arsenal sekarang. Dari unsur penciptaan kesempatan, Willian punyai umumnya 2.6 per 90 menit, melewati Pepe (1.8), Nelson (1.3), Lacazette (1.2), dan Saka (1.1). Bahkan juga jauh melebihi Aubameyang (0.7), Nketiah (0.7) serta Martinelli (0.3).

Dari sisi perbandingan kesuksesan umpan, Nelson sebagai yang terunggul dari segalanya (85.5 prosen). Sesaat Willian ada di posisi ke dua (82.7 persen), diikuti Saka (81.5 persen), Pepe (81.4 persen), Lacazette (76.4 persen), Nketiah (75 persen), Aubameyang (72.2 prosen) serta Martinelli (69.8 prosen).

Pepe sebagai penggiring bola terunggul Arsenal sekarang. Dia mengerjakan 3.2 dribble sukses per 90 menit dengan perbandingan kesuksesan 54.2 prosen. Dia pula berubah menjadi pemain pertama dari 50 pertandingan yang sanggup melintasi bek Liverpool, Virgil van Dijk.

Statistik Willian dalam unsur ini masih ada di bawah Pepe, dengan catatan 2.2 dribble per 90 menit. Tapi dia punyai perbandingan kesuksesan makin besar, 54.2 prosen.

Striker lain ketinggalan jauh dari dua nama di atas: Lacazette (1.2 dribble per 90 menit, 52,1 persen), Aubameyang (0.5 serta 45.4 persen), Nketiah (1.4 serta 58.3 persen), Martinelli (1.2 serta 27.2 persen), Saka (1.6 serta 57.1 persen), serta Nelson (2.4 serta 52.1 prosen).

Peran pada Pertahanan

Ini bukanlah keharusan satu orang striker. Namun masih mesti dimasukkan dalam perbandingan mengingat sepakbola merupakan permainan club. Dalam definisi tackling, Willian mencatatkan catatan yang lebih bagus dari segalanya (2.7 per 90 menit).

Saka mengejar di posisi ke dua dengan 1.8 tackling lantaran pergantian tempatnya berubah menjadi bek sayap musim yang telah lewat. Willian sendiri ada di posisi ke-tiga (1.6 per 90 menit), lebih bagus dari Pepe (1.4), Lacazette (1.5), Aubameyang (0.9), Nketiah (1.0) serta Nelson (1.6).

Ketidakcocokan statistik dari unsur intercept sendiri termasuk kecil. Willian menuliskan umumnya 0.7 intercept, melewati Pepe (0.4), Lacazette (0.3), Aubameyang (0.4), Nketiah (0.3), Martinelli (0.4), Saka (0.6) serta Nelson (0.4).

Ringkasan

Menengok statistik di atas, dapat diantisipasi kalaupun Arsenal menarik Willian untuk menaikkan kreasi di barisan depan dibandingkan dengan berubah menjadi pembuat gol. Dalam komposisi tiga striker, akan tambah baik kalaupun Arteta memercayakan Willian, Pepe, serta Aubameyang di muka.

Kemungkinan, ini merupakan cara the Gunners untuk mengusahakan pengurangan perform yang tengah dirasakan Mesut Ozil. Pemain berasal dari Jerman itu benar-benar acapkali berubah menjadi arah saran dari beragam kelompok atas tampilannya yang jelek.

Kemungkinan besar kalaupun Ozil akan dilepaskan pada bursa transfer panas musim ini. Dengan datangnya Willian, Arsenal sekurang-kurangnya dapat bernafas cukup lega.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *